HEADLINE

Perajin Tahu Tempe di Bojonegoro Makin Gelisah, Harga Kedelai Naik Regenerasi Terancam

Perajin Tahu Tempe di Bojonegoro Makin Gelisah, Harga Kedelai Naik Regenerasi Terancam

Selain sumber daya manusia, ketersediaan peralatan dan keterampilan juga menjadi tantangan. Proses produksi membutuhkan kemampuan khusus yang tidak dapat diperoleh tanpa pelatihan. Jika tenaga terampil semakin berkurang dan tidak ada penerus, usaha yang telah berjalan selama bertahun-tahun berisiko mengalami kesulitan untuk bertahan.

Minat Generasi Muda di Sektor Tahu Tempe Menurun

Pranyoto mengungkapkan sebagian generasi muda lebih memilih bidang pekerjaan lain dibandingkan bekerja di sektor tahu dan tempe. Kondisi tersebut membuat perajin menghadapi kendala dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

Menurutnya, keberadaan generasi penerus diperlukan agar keterampilan produksi yang selama ini dimiliki para perajin tidak terputus. Anak muda perlu diberi kesempatan untuk mempelajari proses produksi sekaligus mengembangkan usaha tersebut sesuai perkembangan zaman.

Pranyoto berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan perhatian melalui program yang dapat menjawab kebutuhan perajin. Salah satunya berupa pelatihan dari dinas terkait, khususnya Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro. Peningkatan keterampilan dan efisiensi kerja diharapkan dapat membuka peluang bagi tenaga kerja baru untuk masuk ke sektor tersebut.

Halaman:
1 2 3 4 5 Selanjutnya

Komentari

Komentar (0)
Lihat semua →