HEADLINE

Urai Kemacetan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Bojonegoro Matangkan Jalur Lingkar Selatan

Urai Kemacetan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Bojonegoro Matangkan Jalur Lingkar Selatan
Pemkab Bojonegoro terus mematangkan rencana pembangunan Jalur Lingkar Selatan untuk mengurai kemacetan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Mediabojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus mematangkan rencana pembangunan Jalur Lingkar Selatan (JLS). Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan bertonase berat di kawasan perkotaan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilintasinya.

Tahapan pembangunan JLS saat ini terus disiapkan. Setelah studi kelayakan rampung pada 2025, Pemkab Bojonegoro melanjutkan sejumlah pekerjaan teknis dan administratif pada 2026.

Di antaranya penyusunan Detailed Engineering Design (DED), dokumen pengadaan tanah, analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), serta analisis dampak lalu lintas (Andalalin).

Pemkab juga mulai menyusun Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) melalui sosialisasi di sejumlah desa yang masuk dalam rencana trase JLS. Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum proses pengadaan dan pembebasan lahan dilakukan.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PU BM PR) Kabupaten Bojonegoro, Biyanto, mengatakan trase terbaru JLS direncanakan melintasi empat kecamatan.

Keempat wilayah tersebut yakni Kecamatan Balen, Sukosewu, Kapas, dan Dander. Sekitar 16 desa diperkirakan masuk dalam wilayah yang terdampak rencana pembangunan JLS.

Halaman:
1 2 3 Selanjutnya

Komentari

Komentar (0)
Lihat semua →