HEADLINE

Jurnalis Bojonegoro Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan yang Hilang di Selat Sunda

Jurnalis Bojonegoro Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan yang Hilang di Selat Sunda
Jurnalis Bojonegoro menggelar doa bersama untuk 5 wartawan yang dikabarkan hilang di Selat Sunda.

PWI Berharap Solidaritas Berlanjut Menjadi Kolaborasi

Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, berharap doa bersama tersebut tidak berhenti sebagai bentuk solidaritas sesaat. Momentum itu juga diharapkan memperkuat hubungan dan kolaborasi antar insan pers di Kabupaten Bojonegoro.

“Makin aktif dalam bersinergi dan berkolaborasi. Makin profesional dalam menunaikan kerja-kerja jurnalistik,” kata Sasmito, yang juga Pemimpin Redaksi Suara Bojonegoro.

Kolaborasi antarjurnalis dapat berperan dalam meningkatkan profesionalisme, berbagi pengetahuan, dan memperkuat kepedulian terhadap keselamatan saat bertugas. Dalam situasi darurat, koordinasi dan pertukaran informasi yang akurat juga penting agar pemberitaan tidak menambah beban keluarga korban atau menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Perkembangan Pencarian: Operasi SAR Dihentikan

Berdasarkan pendalaman informasi yang diperoleh Redaksi Mediabojonegoro.com melalui berbagai sumber yang beredar, operasi yang melibatkan tim SAR gabungan itu resmi dihentikan pada 17 September 2026, setelah berlangsung selama 10 hari pencarian. Meski demikian, pemantauan dan koordinasi tetap dimungkinkan apabila muncul petunjuk baru mengenai keberadaan kapal maupun rombongan.

Perkembangan lain juga menunjukkan, pada 23 September 2026, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa Surakman atau Sukarman, salah satu awak kapal yang hilang, telah teridentifikasi melalui pencocokan DNA dengan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Namun, kapal yang membawa rombongan tersebut masih belum ditemukan.

Halaman:
1 2 3 4 5 Selanjutnya

Komentari

Komentar (0)
Lihat semua →