Peristiwa tersebut turut menjadi refleksi bagi jurnalis di Bojonegoro mengenai pentingnya memperhitungkan aspek keselamatan ketika bekerja di lapangan.
Risiko tersebut semakin besar ketika wartawan harus meliput situasi bencana alam. Di satu sisi, jurnalis dituntut mendapatkan informasi dan menyampaikan kondisi terkini kepada masyarakat. Namun, keselamatan tetap harus menjadi prioritas.
Jurnalis iNews Bojonegoro, Dedi Mahdi, mengatakan berbagai risiko di lapangan perlu diperhitungkan sebelum menjalankan tugas, terutama ketika berada di lokasi bencana.
“Memang banyak hal harus kita perhitungkan ketika liputan di lapangan. Terutama, ketika liputan bencana,” ungkap Dedi.
Menurutnya, keberanian dalam menjalankan pekerjaan jurnalistik harus tetap diimbangi dengan kewaspadaan. Prinsip bahwa tidak ada berita yang sebanding dengan keselamatan jiwa menjadi salah satu hal yang perlu dipegang ketika melakukan peliputan di medan berisiko.
Komentari