Mediabojonegoro.com - Warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, dikejutkan dengan peristiwa tragis yang terjadi di wilayah tersebut. Supatmi (60) diduga dianiaya oleh anak kandungnya sendiri hingga akhirnya meninggal dunia. Peristiwa tersebut sontak menggemparkan warga sekitar yang tidak menyangka keributan di dalam rumah berujung pada kabar duka.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (26/8) Siang, sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, warga mendengar suara gaduh yang berasal dari rumah terduga pelaku. Karena khawatir terjadi sesuatu, sejumlah warga mendatangi lokasi untuk memastikan keadaan. Setibanya di sana, mereka menemukan Supatmi dalam kondisi bersimbah darah dengan luka pada bagian kepala.
Suara Gaduh Mengundang Perhatian Warga
Sebelum peristiwa tersebut terjadi, situasi di Desa Bungur berlangsung normal dan warga menjalankan aktivitas seperti biasa. Tidak ada yang menyangka suasana desa berubah setelah terdengar keributan dari salah satu rumah. Warga kemudian berupaya memastikan sumber suara tersebut.
Ripan, salah seorang warga Desa Bungur, mengatakan suara gaduh terdengar dari rumah terduga pelaku. Menurut dia, warga yang mendatangi lokasi kemudian menemukan Supatmi dalam kondisi terluka dan bersimbah darah. Temuan tersebut membuat warga panik dan segera memberikan pertolongan.
Terduga pelaku diketahui berinisial MF, berusia sekitar 30 tahun. Berdasarkan keterangan warga sekitar, MF disebut mengalami gangguan kejiwaan. Namun, informasi mengenai kondisi tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak yang berwenang. Masyarakat diimbau tidak mempercayai informasi yang beredar sebelum terdapat kepastian dari pihak terkait.
Komentari