Melalui program ini, pekerja yang memenuhi ketentuan kepesertaan dapat memperoleh perlindungan sesuai program BPJS Ketenagakerjaan yang diikutinya. Dengan demikian, keluarga tidak hanya bergantung pada bantuan spontan ketika musibah terjadi.
Pemkab Bojonegoro juga mendorong masyarakat mengambil bagian dalam memperluas perlindungan tersebut, terutama bagi pekerja yang selama ini belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan.
Siapa yang Bisa Dilindungi melalui Gerakan Jariyah Kehidupan?
Gerakan ini diarahkan untuk menjangkau pekerja di luar sektor formal. Mereka antara lain asisten rumah tangga (ART), petani, tukang bangunan, pekerja harian atau harian lepas, dan pekerja mandiri lainnya yang memenuhi ketentuan kepesertaan.
Kelompok pekerja tersebut memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Namun, sebagian di antaranya bekerja tanpa fasilitas perlindungan yang lazim diterima pekerja formal, sehingga risiko kehilangan penghasilan akibat kecelakaan kerja atau meninggalnya pencari nafkah dapat berdampak langsung pada ekonomi keluarga.
Melalui Gerakan Jariyah Kehidupan, ASN dan masyarakat diajak membantu mendaftarkan pekerja rentan di lingkungan masing-masing.
Meski demikian, calon peserta perlu memastikan jenis kepesertaan, status pendaftaran, pembayaran iuran, serta manfaat yang berlaku. Kepesertaan dan hak atas manfaat tetap mengikuti ketentuan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga pendaftaran tidak boleh dianggap otomatis menjamin seluruh jenis santunan tanpa syarat.
Iuran Rp8.400 per Bulan Selama Program Diskon
Pemkab Bojonegoro memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti program dengan potongan iuran sebesar 50 persen selama September hingga Desember 2026.
Komentari