Target 27,5 Kilometer Perlu Diikuti Pemanfaatan yang Optimal
Target pembangunan sepanjang 27,5 kilometer pada 2026 merupakan bagian dari upaya Pemkab Bojonegoro memperkuat sarana pendukung sektor pertanian. Namun, target pencapaian tersebut bukan satu-satunya ukuran keberhasilan program.
Hal yang tidak kalah penting ialah memastikan jalan yang selesai dibangun dapat digunakan sesuai peruntukannya, memberikan akses bagi petani, serta membantu kelancaran pengangkutan sarana dan hasil produksi.
Di sisi lain, informasi mengenai titik pembangunan, panjang ruas yang telah selesai, dan kondisi pemanfaatannya akan membantu masyarakat mengetahui perkembangan program secara lebih terukur.
Hingga pertengahan September 2026, informasi yang diperoleh Mediabojonegoro.com mengenai pembangunan JUT di sejumlah wilayah, masih dalam tahap konstruksi. Karena itu, perkembangan capaian fisik dan jumlah ruas yang telah selesai dibangun perlu menunggu pembaruan resmi dari DKPP.
Melalui pembangunan JUT, Pemkab Bojonegoro berharap akses petani menuju lahan semakin mudah dan kegiatan pertanian berjalan lebih efisien. Manfaat akhirnya akan ditentukan oleh kesesuaian lokasi, kualitas pembangunan, kejelasan status lahan, serta kemampuan infrastruktur tersebut menjawab kebutuhan petani di lapangan.
Komentar