[HOAKS] Nomor WhatsApp 0831 6614 6098 Mengatasnamakan Wakil Bupati Bojonegoro
![]() |
| Pemkab Bojonegoro menandai hoaks pada nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati. |
Mediabojonegoro.com – Komunikasi digital memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Namun di sisi lain, kondisi itu pula kerap dimanfaatkan sejumlah oknum untuk menjalankan aksi penipuan dengan mencatut nama pejabat.
Belakangan ini, warga Bojonegoro diminta lebih berhati-hati setelah muncul nomor WhatsApp tidak dikenal mengatasnamakan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah. Nomor tersebut diketahui menggunakan identitas pejabat daerah untuk menghubungi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memastikan nomor WhatsApp 0831 6614 6098 bukan kontak resmi milik Wakil Bupati Bojonegoro. Penegasan itu disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro, Setiyo Budi Wibowo.
Ia mengatakan, masyarakat jangan langsung percaya apabila menerima pesan maupun panggilan dari nomor tersebut yang mengatasnamakan Wakil Bupati.
“Nomor WhatsApp 0831 6614 6098 bukan nomor milik Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah,” ujarnya.
Fenomena pencatutan nama pejabat bukan hal baru. Modus seperti ini biasanya dipakai untuk membangun kepercayaan calon korban. Setelah komunikasi terjalin, pelaku kerap meminta bantuan tertentu, menawarkan program, hingga meminta sejumlah uang.
Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menanggapi pesan mencurigakan, terlebih jika berkaitan dengan bantuan, permintaan dana, atau informasi yang belum jelas sumbernya.
Setiyo Budi Wibowo mengimbau warga agar melakukan konfirmasi lebih dulu sebelum mempercayai informasi yang diterima melalui sambungan telepon maupun pesan singkat.
Menurutnya, kehati-hatian masyarakat menjadi langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan identitas pejabat daerah yang bisa merugikan banyak pihak.
Selain tidak mudah percaya, warga juga diminta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Jika menemukan dugaan penipuan serupa, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemkab Bojonegoro berharap masyarakat semakin bijak menggunakan media komunikasi digital. Di tengah cepatnya arus informasi, kewaspadaan dinilai menjadi salah satu cara paling efektif untuk menghindari berbagai modus penipuan yang terus berkembang.
