HEADLINE

Wabup Bojonegoro Jenguk Korban Kebakaran SPPG Baureno, Pastikan Perawatan Berjalan Optimal

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menjenguk korban kebakaran dapur SPPG Baureno yang menjalani perawatan di RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo.

Mediabojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kini fokus menangani korban kebakaran dapur SPPG di Baureno. Kebakaran yang sebelumnya sempat menghentikan sementara layanan pemenuhan gizi dan menimbulkan luka pada pekerja, membuat isu keselamatan fasilitas layanan publik menjadi sorotan.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah melakukan kunjungan ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk menjenguk korban. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati, sekaligus memastikan proses perawatan medis berlangsung optimal.

Nurul Azizah menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian penuh terhadap keselamatan dan pemulihan korban. Selain memantau kondisi pasien, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari respons pemerintah dalam memastikan dampak kejadian terhadap pekerja dapat ditangani secara maksimal.

Insiden kebakaran terjadi di dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sumuragung 2, Dusun Grogolan, Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, pada Minggu (1/2/2026) sekitar tengah malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua juru masak mengalami luka bakar serta menghanguskan peralatan dapur sehingga operasional layanan untuk sementara dihentikan.

Dua korban yang mengalami luka bakar masing-masing Ahmad Aditya Rizki Maulana (22), warga Desa Tulungagung, Kecamatan Baureno, dan Dani Hidayat (25), warga Desa Kauman, Kecamatan Baureno. Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis, namun saat ini hanya Dani Hidayat yang masih menjalani rawat inap.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dr Litfi Kurniawan, menjelaskan bahwa kondisi korban yang masih dirawat dalam keadaan baik. Tim medis telah melakukan tindakan pembersihan jaringan luka bakar, perawatan luka, serta observasi lanjutan untuk mendukung proses penyembuhan.

Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu kebocoran regulator tabung gas elpiji yang kemudian memicu api hingga cepat membesar. Saat ini, pihak terkait masih melakukan evaluasi terhadap dampak kejadian sekaligus pendataan kerugian akibat kebakaran tersebut.

Kunjungan Wakil Bupati ini menjadi bagian dari rangkaian penanganan pascakejadian, setelah sebelumnya perhatian publik tertuju pada aspek keselamatan dapur layanan publik. Pemerintah daerah berharap proses pemulihan korban berjalan baik, sehingga pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman dan berkelanjutan.

Posting Komentar