Citimall Bojonegoro Muncul di Situs Pengembang, Pemkab Masih Tunggu Kepastian
![]() |
| Rencana lokasi Citimall Bojonegoro yang tercantum di situs pengembang, sementara perizinan resmi belum masuk ke Pemkab. (Ilustrasi) |
Mediabojonegoro.com - Perbincangan mengenai perkembangan pusat perbelanjaan di wilayah sekitar Bojonegoro kembali mengemuka setelah kehadiran Citimall Tuban ramai disorot di media sosial. Diskursus tersebut turut memunculkan perhatian warga Bojonegoro, seiring beredarnya informasi rencana pembangunan pusat perbelanjaan modern serupa di kota ini.
Rencana pembangunan Citimall Bojonegoro tercantum dalam situs resmi NWP Property, pengembang properti ritel yang berkantor pusat di Jakarta Selatan. Perusahaan tersebut diketahui merupakan pengembang Citimall Tuban yang sebelumnya menarik perhatian publik.
Berdasarkan pantauan, informasi mengenai Citimall Bojonegoro telah muncul di laman resmi pengembang sejak awal Desember 2025. Hingga Jumat (2/1/2026) siang, keterangan tersebut masih tercantum tanpa perubahan. Dalam informasi yang dipublikasikan, Citimall Bojonegoro diproyeksikan berlokasi di Jalan Veteran, kawasan strategis di pusat Kota Bojonegoro yang berdekatan dengan rumah sakit, hotel, serta swalayan.
Meski lokasi telah disebutkan, hingga kini belum ada kepastian terkait jadwal dimulainya pembangunan maupun target operasional pusat perbelanjaan tersebut. Informasi yang beredar masih sebatas rencana awal dari pihak pengembang.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengaku belum menerima informasi resmi terkait rencana pembangunan Citimall Bojonegoro. Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyatakan bahwa hingga akhir Desember lalu, belum ada surat atau pengajuan yang masuk ke pemerintah daerah.
“Belum ada surat masuk,” ujar Setyo Wahono saat dikonfirmasi, Senin (29/12/2025).
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro, Budiyanto. Ia menegaskan bahwa sejauh ini belum ada komunikasi maupun pengajuan perizinan terkait rencana pembangunan Citimall Bojonegoro.
“Selama saya di DPMPTSP, belum ada komunikasi terkait Citimall Bojonegoro,” ungkap Budiyanto.
Meski demikian, Budiyanto menegaskan bahwa pada prinsipnya Pemkab Bojonegoro terbuka terhadap masuknya investasi, termasuk di sektor pusat perbelanjaan modern, selama seluruh persyaratan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Yang penting memiliki perizinan berusaha dan memenuhi seluruh persyaratan atas usahanya,” tegasnya.
Di tengah belum adanya kepastian resmi, wacana pembangunan Citimall Bojonegoro turut mendapat perhatian dari masyarakat. Sejumlah warga menilai rencana tersebut berpotensi menambah alternatif fasilitas publik di pusat kota.
Seorang mahasiswa asal Kecamatan Kapas, Rizky (21), menilai kehadiran pusat perbelanjaan baru bukan soal menggantikan fasilitas yang sudah ada, melainkan menambah variasi dan kualitas ruang publik.
“Kalau nanti benar-benar dibangun, paling tidak bisa menambah pilihan ruang publik dan pusat aktivitas anak muda. Jadi bukan soal belum ada, tapi soal variasi dan kualitas fasilitas yang tersedia,” ujarnya.
Sementara itu, Sulastri (38), seorang ibu rumah tangga, berharap rencana pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas tanpa mengesampingkan pelaku usaha kecil.
“Kalau memang jadi dibangun, semoga bisa menambah fasilitas untuk warga, tapi tetap memperhatikan pedagang kecil di sekitar,” katanya.
Hingga kini, rencana pembangunan Citimall Bojonegoro masih sebatas informasi yang tercantum di situs pengembang dan belum disertai pengajuan resmi kepada pemerintah daerah. Pemkab Bojonegoro menegaskan akan menunggu kepastian administrasi dan perizinan sebelum mengambil langkah lebih lanjut, sementara masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi agar tidak terjebak pada spekulasi.
