Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teror Pocong di Baureno Resahkan Warga, Foto Viral Ternyata Editan

Foto sosok pocong viral di Desa Gunungsari, Baureno, Bojonegoro yang di akui pelaku sebagai hasil rekayasa.

Mediabojonegoro.com – Isu penampakan pocong yang disebut meneror warga di Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu terakhir menyebar cepat di media sosial dan memicu keresahan di tengah masyarakat.

Penyebaran itu bermula dari sebuah foto yang dinarasikan sebagai penampakan sosok pocong yang bergentayangan di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno. Bahkan, isu juga menyebutkan adanya aksi mengetuk rumah warga hingga membawa senjata tajam, yang menambah kekhawatiran masyarakat.

Di tengah cepatnya arus informasi tersebut, pihak kepolisian melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran kabar yang beredar. Kapolsek Baureno, AKP M. Sholeh memastikan bahwa informasi tersebut hoaks.

“Kami pastikan bahwa foto teror pocong di Kecamatan Baureno adalah hoaks,” ujar AKP Sholeh, Minggu (24/5/2026).

Ia juga menjelaskan setelah dilakukan pengecekan, situasi di wilayah Kecamatan Baureno tetap aman dan tidak ditemukan kejadian sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Wilayah masih kondusif, tidak ada kejadian seperti yang beredar di media sosial,” tambahnya.

Untuk mencegah keresahan meluas, aparat kepolisian juga tetap melakukan patroli malam secara rutin guna memastikan keamanan warga tetap terjaga.

“Masyarakat tidak perlu takut dan tetap beraktivitas seperti biasa. Kami akan terus melaksanakan patroli malam agar wilayah Kecamatan Baureno tetap kondusif,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit 1 Pidum Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Michel Manansi menyebut hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait isu tersebut, meski informasi itu sudah menyebar di media sosial.

“Sampai saat ini, belum ada laporan resmi yang masuk ke kami,” kata Ipda Michel, Selasa (26/5/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi di ruang digital, terutama yang berpotensi menimbulkan kepanikan.

Di sisi lain, pelaku pembuat foto yang diketahui berinisial D mengakui bahwa gambar yang beredar merupakan hasil rekayasa alias editan. Di hadapan aparat, ia menyampaikan permohonan maaf kepada warga Desa Gunungsari karena telah menyebarkan hoaks.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, telah menyebar foto hoaks tentang pocong ada di Desa Gunungsari,” ucap D.

Peristiwa ini menjadi gambaran bagaimana satu unggahan yang tidak terverifikasi dapat dengan cepat meluas di media sosial dan memicu kepanikan. Terlebih isu yang berkembang berkaitan dengan penggunaan senjata tajam, yang memunculkan dugaan dan ketakutan warga akan tindak kejahatan berkedok mistis. 

Posting Komentar untuk "Teror Pocong di Baureno Resahkan Warga, Foto Viral Ternyata Editan"