HEADLINE

Penarik Becak Lansia di Bojonegoro Dapat Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Tampak penarik becak lansia di Bojonegoro mencoba becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto.

Mediabojonegoro.com – Pekerjaan menarik becak yang selama puluhan tahun identik dengan tenaga fisik mulai memasuki fase perubahan di Bojonegoro. Kehadiran becak listrik bagi para pengemudi becak tradisional dinilai dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi beban kerja para penarik becak yang sebagian besar telah berusia lanjut.

Selama ini, aktivitas mengayuh becak menuntut kekuatan fisik yang tidak ringan, terlebih bagi mereka yang masih bekerja di usia senja. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan munculnya program bantuan becak listrik yang diharapkan dapat membantu para pengemudi tetap menjalankan pekerjaan tanpa harus menguras tenaga seperti sebelumnya.

Perubahan itu mulai terlihat saat ratusan becak listrik diperkenalkan kepada para penarik becak di Bojonegoro. Kendaraan tersebut merupakan bantuan yang digagas Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Penyerahan bantuan dilakukan di Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (10/3/2026). Sebanyak 200 unit becak listrik disalurkan kepada para penarik becak yang selama ini masih aktif bekerja di berbagai titik kota.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan penggunaan becak listrik diharapkan mampu membantu para penarik becak yang sebelumnya harus mengandalkan tenaga kaki untuk menjalankan pekerjaannya setiap hari.

“Ini bantuan sosial yang sangat berarti. Bapak-bapak yang sebelumnya harus mengayuh becak dengan tenaga sendiri sekarang bisa memanfaatkan teknologi listrik,” ujar Setyo Wahono.

Program tersebut, menurut perwakilan Yayasan GSN Nuryana, berangkat dari kepedulian terhadap kondisi para pekerja lansia di sektor informal yang masih harus melakukan pekerjaan fisik berat.

“Presiden melihat banyak penarik becak yang sudah berusia 60 sampai 70 tahun tetapi masih bekerja keras setiap hari. Karena itu program ini diharapkan dapat membantu mereka,” kata Nuryana.

Untuk memperkenalkan penggunaan kendaraan tersebut, Bupati Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan jajaran Forkopimda turut mencoba becak listrik dengan berkeliling di kawasan pusat kota. Rute yang dilalui meliputi Jalan Imam Bonjol hingga area Alun-alun Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga mulai melihat peluang lain dari kehadiran becak listrik ini, tidak hanya bagi penarik becak tetapi juga bagi wajah transportasi kota. Kendaraan tanpa emisi tersebut dinilai berpotensi menjadi alternatif transportasi ramah lingkungan sekaligus mendukung pengembangan wisata perkotaan.

Agar dapat dimanfaatkan secara optimal, pemerintah daerah berencana menyinergikan program tersebut dengan penyediaan fasilitas pendukung, termasuk kemungkinan titik pengisian daya di beberapa lokasi strategis.

Bupati Wahono juga mengingatkan para penerima bantuan untuk menjaga keselamatan berkendara dan merawat kendaraan dengan baik. Ia bahkan meminta kepolisian setempat membantu memberikan edukasi tertib lalu lintas kepada para pengemudi becak listrik.

“Mohon dirawat dengan baik, termasuk cara pengisian dayanya. Semoga bantuan ini bisa membawa berkah bagi ekonomi keluarga,” ujarnya.

Bagi para penarik becak yang selama ini mengandalkan kekuatan kaki untuk mencari nafkah, hadirnya becak listrik tidak hanya berarti kendaraan baru. Lebih dari itu, perubahan tersebut membuka kemungkinan baru agar mereka tetap dapat bekerja dengan cara yang lebih ringan di usia yang tidak lagi muda.

Posting Komentar