HEADLINE

Dari SSB Bojonegoro hingga Persela Lamongan, Jejak Langkah Rio Pratama Valentino

Rio Pratama Valentino ketika masih memperkuat club Persela Lamongan.

Mediabojonegoro.com – Rio Pratama Valentino, pemuda asal Desa Sitiaji, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, merupakan salah satu sosok inspiratif yang sukses meniti karir di dunia sepak bola. Kecintaannya pada olahraga kulit bundar telah tumbuh sejak usia dini, jauh sebelum namanya dikenal publik.

Sejak kecil, Rio sapaan akrabnya, sudah menunjukkan ketertarikan luar biasa terhadap sepak bola. Setiap hari sepulang mengaji, sekitar pukul 15.30 sore, ia rutin bermain bola di halaman rumah. Kegigihannya ini kemudian diperhatikan oleh sang ayah, Bambang Suprapto (52), yang saat itu melihat potensi besar pada anaknya.

"Dari kecil Rio nggak pernah lepas dari bola Mas. Kadang main sendiri, kadang ngajak teman-temannya. Saya lihat dia itu punya bakat, makanya saya daftarkan ke SSB," ungkap Pak Bambang kepada Mediabojonegoro.com saat dihubungi melalui penggilan suara WhatsApp pada Selasa, 15 Juli 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.


Rio Pratama Valentino (berdiri keempat dari kiri) saat mengikuti turnamen SSB di Jawa Timur.


Pada usia 10 tahun, Rio kemudian mengikuti latihan di salah satu Sekolah Sepak Bola (SSB) Indonesia Muda di Bojonegoro. Seiring waktu, perkembangan teknik dan skil olah bola Rio pun terbilang pesat. Ia dikenal sebagai anak yang disiplin dan penuh semangat. Setiap hari Selasa, Sabtu, dan Minggu, Rio selalu hadir lebih awal di lapangan untuk mengikuti latihan, melakukan pemanasan, dan menyempurnakan teknik dasar.

"Dari awal saya lihat Rio itu beda. Fokus, semangatnya tinggi, dan cepat tangkap. Itu yang bikin kami serius mengasah dia lebih jauh," ujar Coach Imam, salah satu pelatih SSB-nya.

Kemampuan Rio mulai benar-benar terlihat saat mengikuti kompetisi antar SSB. Penampilan gemilangnya menarik perhatian tim pencari bakat dari manajemen Persibo Bojonegoro. Ia lantas dipanggil untuk mengikuti seleksi dan sukses menembus skuad Persibo Junior, tim binaan yang disiapkan sebagai regenerasi pemain senior.

Debut Rio bersama Persibo Junior pun menjadi pintu pembuka untuk jenjang karir yang lebih tinggi. Dalam sebuah laga persahabatan melawan Persela Lamongan Junior, aksi cemerlangnya kembali memikat manajemen tim lawan. Tak ingin menyia-nyiakan potensi besar yang dimiliki remaja tersebut, manajemen Persela kemudian memanggil Rio dan menyatakan telah resmi merekrut pemain berbakat tersebut meski usianya baru menginjak 15 tahun.

Pada waktu itu, Rio memperkuat Persela pada musim 2017 sebagai bek tengah. Namun, setelah musim kontraknya selesai, ia memutuskan untuk mencari tantangan baru dan tidak memperpanjang kontraknya bersama Persela Lamongan.


Rio Pratama Valentino saat memperkuat tim Persela Lamongan.


"Saya ingin menggali ilmu lebih dalam dan mencari segunung pengalaman di tim lain. Oleh karenanya saya tidak melanjutkan kontrak," ujar Rio dengan nada optimis.

Berdasarkan pantauan Mediabojonegoro.com pada akun Facebook miliknya, beberapa tahun setelah hengkang dari Persela, Rio tak serta-merta menghilang dari lapangan hijau. Ia justru terus berlatih secara mandiri dan mengikuti berbagai turnamen lokal untuk menjaga kualitas dan performanya. Pada tahun 2023 – 2024, ia diketahui telah mengikuti turnamen di Jawa Barat dan berhasil menjuarai turnamen yang berslogan Jawa Barat Juara tersebut bersama club Persipasi Kota Bekasi.

Setelah itu, Rio pratama Valentino juga terlihat bergabung dengan tim Liga 2 Indonesia yaitu Persika Karawang. Hal itu dibuktikan dengan unggahan foto terbaru di albumnya. 

2 komentar
Batal
Comment Author Avatar
Aan Fadilah
musoh ku bal-balan pas jek sd
Comment Author Avatar
Wkwk lhayo bang, balane gopur bereng angger muleh ngaji gone mas amin 🤣