Kabar Gembira tentang Cita Cita Dana Abadi, Asal Bojonegoro Mau!

Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Dana Abadi Bojonegoro

Dana Abadi Bojonegoro

MediaBojonegoro.com

Tidak lama lagi Presiden Jokowi akan mengeluarkan Perpres tentang dana abadi, cita-cita yang sungguh mulia dan cemerlang ini ternyata sama sama ada dibenak dua pemimpin kita, Pak Jokowi selaku Presiden dan Kang Yoto selaku Bupati (2008-2018 ). Memang dua pemimpin ini selalu berpikir dan mencetuskan tentang program peningkatan kesejahteraan rakyat yang berkelanjutan.

Intinya beliau sangat mengutamakan kelangsungan ketahanan dan peningkatan taraf hidup masyarakat, baik disektor pangan, kesehatan, maupun pendidikan.  Hebatnya program beliau dengan tanpa mengesampingkan pembangnan sarana umum baik itu jalan, jembatan, gedung sekolah, dan sarana sarana publik lainnya.

Kalau Presiden Jokowi telah menetapkan Perpres dana abadi, bagaimana sekarang dengan Bojonegoro....??? Tentu sebuah pertanyaan dan harapan seluruh masyarakat Bojonegoro agar segera terwujud seiring terbitnya perpres dana abadi. Konsep dana abadi sebetulnya penalarannya sangat sederhana, yaitu menabung jangka panjang untuk generasi penerus anak cucu kita kelak, sungguh filosofi hidup orang tua (pemimpin) yang mulia.

Maksud dan tujuan dana abadi menyisihkan pendapatan daerah dari sektor migas dalam bentuk tabungan jangka panjang dan akan digunakan tatkala minyak bojonegoro diperkirakan akan habis dikisaran tahun 2027. Dengan begitu anak cucu masyarakat Bojonegoro akan lebih terjamin untuk merubah nasib karena kebutuhan biaya pendidikan sudah tersediakan dalam bentuk beasiswa dari dana abadi tersebut.

Beberapa hari yang lalu saya selalu termenung memikirkan keluhan dari berbagai penjuru masyarakat bojonegoro dengan segala ungkapan kegelisahannya, mereka membayangkan apabila dana abadi tidak jadi terlaksana, beasiswa dihentikan, dan jamkesda dihapus. Itulah saat-saat ini yang banyak menggelayut dalam kegalauan masyarakat yang merasa dirinya masih bergantung pada beasiswa untuk kelangsungan pendidikan anaknya dan jamkesda.

Tanpa Jamkesda  mereka akan takut  apabila sakit. Siapa mereka itu...??? Mereka adalah yang masih miskin dan tidak mampu...!!! Merekalah yang secara keuangan belum mampu mempersiapan secara rutin menyiapkan biaya pendidikan anaknya disaat SLTA apalagi perguruan tinggi, dan mereka adalah yang tidak siap keuangannya apabila terserang sakit. Apalagi sakit yang harus opname di rumah sakit dan operasi.

Kalau mau jujur, Bojonegoro merupakan daerah yang relatif masih mudah kembali menjadi daerah miskin, ini apabila APBD diprogram secara sembrono...., artinya tidak dirancang secara matang dan teliti berikut hati-hati. Hati-hati disini yang saya maksud adalah apabila karena "gugu mongso" dengan membesarkan anggaran pembangunan infrastruktur dengan cara memberhentikan program beasiswa dan jamkesda serta menghapus rencana program dana abadi.

Sekarang ini kenapa masyarakat Bojonegoro takut dan was-was dengan itu semua...???  Jawabnya wajar..!!! Karena pada perhelatan dan perdebatan pilihan Bupati Bojonegoro 2018, ternyata dari 4 (empat) paslon hanya paslon nomer 2 (dua) yang terang2an memperjuangkan; program dana abadi, meneruskan beasiswa dan jamkesda pada visi misinya.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana nasib rakyat Bojonegoro, baik dijangka pendek, menengah maupun panjang apabila paslon nomer 2 tidak menjadi pemenang..? Tentunya kita semua ngeri membayangkannya, se-olah2 Bojonegoro akan miskin kembali sudah didepan mata. Sebetulnya kita patut bersyukur memiliki Bupati kang Yoto, selama masa bhaktinya 10 tahun kita telah ditata sedemikian rupa dijalur dan cara yang tepat dan bijaksana yang dengan program-program kerakyatan.

Karena itu semua, marilah seluruh masyarakat Bojonegoro, agar kiranya penuh kedewasaan, kesadaran serta kecerdasannya dengan semangat perjuangan untuk turut serta sebagai  pejuang pembangunan Bojonegoro agar memilih paslon bupati dan wakil bupati nomer berapa yang paling amanah, ora ngapusi, ora minteri, ora korupsi.

Selamat beribadah puasa, semoga ibadah kita dibulan romadhon ini juga mendapatkan bonus dari Allah SWT sebuah pencerahan jiwa guna menemukan dan menentukan pemimpin Bojonegoro yang tepat. Amiin YRA....


Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Category: PemerintahanTags: