Adan – adan, Jejak Raden Wijaya di Tlatah Bojonegoro

0 642
Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

mediaBojonegoro.com

Pawai budaya dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Bojonegoro ke 340 tingkat SLTA, Perguruan Tinggi dan umum digelar hari ini, minggu (8/10/2017). Acara dimulai pukul 09.00 dengan start didepan kantor Pemkab Bojonegoro, diikuti 16 group dari SMA sederajat, 25 group kategori umum dan 7 undangan dari daerah Bojonegoro serta 1 dari Nganjuk. Tema pawai budaya tahun ini adalah "Menjunjung Tinggi Nilai Nilai Budaya, Sejarah, Adat dan Tradisi Kearifan Lokal Dalam Upaya Membentuk Karakter Bangsa Untuk Mewujudkan Bojonegoro Bersatu Melangkah Maju".

PDD Polinema Rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bojonegoro mengikuti pawai budaya dengan tema “Adan-adan jejak Raden Wijaya di tlatah Bojonegoro”.

Andi Setiawan, Pembina HMJ, menjelaskan terkait dengan tema yang diambil tersebut menyesuaiakan dengan tema besar dari panitia. Masih menurut Andi Setiawan, prasasti adan adan merupakan salah satu bukti sejarah keterlibatan wilayah Bojonegoro dalam proses berdirinya kerajaan Majapahit yang ditemukan di desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu.

Prasasti yang berjumlah 17 lempeng ini ditemukan oleh Bpk. Mardjuki, pada tanggal 2 Maret 1992. Prasasti Adan-adan bertuliskan huruf Jawa Kuno dan berangka tahun 1223 Caka atau 1301 Masehi. “Dengan diangkatnya tema Adan-adan pada pawai budaya ini, semoga generasi muda Bojonegoro bisa menambah pengetahuan sejarah yang ada di Bojonegoro,” tutur pria berkacamata ini.

Rute pawai budaya dimulai dari Jl. Mastumapel, Jl. Imam Bonjol, Jl. Mastrip, Jl. MH. Thamrin, Jl. Panglima Soedirman, Jl. Teuku Umar, Jl. WR. Supratman, Jl. Rajawali, Jl. Imam Bonjol dan finish di Jl. AKBPM Soeroko. (bdn/red)


Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Category: WisataTags: