Gembleng Mental Pengusaha, Outbond Kewirausahaan Mahasiswa Baru AKN Bojonegoro

Pembukaan Outbond Kewirausahaan AKN

mediaBojonegoro.com

Rangkaian kegiatan orientasi pendidikan (Ordik) mahasiswa baru Rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bojonegoro masih berlangsung, hari ini Ahad (17/9/2017) sedang diselenggarakan Outbond kewirausahaan.

Drs. Yudi Pramono, MM., Ketua PDD Polinema Kab. Bojonegoro, berharap nantinya lulusan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bojonegoro tidak hanya bisa mencari kerja tetapi juga bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Untuk membentuk generasi atau lulusan yang berjiwa mandiri dalam kewirausahaan tentunya perlu dilatih jiwa wirausaha yang tangguh, mandiri pantang menyerah dalam berwirausaha, mampu mengambil keputusan yang tepat saat kondisi kritis. Karena mahasiswa tersebut dilarang membawa, HP dan uang, kecuali barang dagangan sebagai bekal selama kegiatan, diharapkan pula dalam kondisi apa adanya bagaimana mahasiswa bisa hidup sukses tanpa tergantung pada org lain.

Pada kesempatan yang sama, Direktur AKN tersebut menyatakan bahwa Ordik kewirausahaan adalah pembentukan jiwa wirausaha bagi semua lulusan AKN Bojonegoro untuk semua jurusan agar mahasiswa bisa mandiri, tidak ada unsur dimanfaatkan untuk mencari keuntungan bahkan semua omzet yang didapat seluruh mahasiswa nantinya akan disumbangkan kepada panti asuhan disekitar Bojonegoro dan kegiatan sosial, hal tersebut dimaksudkan mengajarkan empati dan kepedulian generasi dan lulusan walau didapatkan dengan susah payah, tetapi karena masih ada yang lebih membutuhkan maka mahasiswa juga terketuk hatinya untuk turut merasakan kesusahan yang mereka alami.

Lebih lanjut menurut Yudi Pramono ada dua hal penting dalam ordik kewirausahaan ini, yaitu :

  1. Penanaman jiwa wirausaha dengan sungguh-sungguh, tanpa menyerah dan harus sukses.
  2. Penanaman rasa empati dan peduli sesama umat dan masyarakat sekitarnya, menjadikan generasi tidak sombong, peduli dan memiliki rasa kesetiakawanan.

Abdul Muntholib, Koordinator lapangan (korlap), menjelaskan bahwa pelaksanaan outbond kewirausahaan saat ini dimulai dari 6 titik pos pemberangkatan, yaitu terminal rajekwesi, SDN Banjarejo 3, SDN Ledok wetan 1, SDN Bangilan 1, Gedung Olah Raga (GOR) Ngumpakdalem dan SDN Ngulanan 1.

Ordik Wirausaha AKN Bojonegoro

Pak Tholib, begitu biasa beliau disapa, menyampaikan bahwa masing-masing pos terdiri atas tiga kelompok dengan jumlah mahasiswa baru antara 46 sampai 50 mahasiswa. Outbond  Kewirausahaan merupakan bagian dari serangkaian kegiatan Ordik mahasiswa baru R-AKN Bojonegoro 2017. “Kegiatan ini bertujuan untuk melatih jiwa entrepreneur pada diri mahasiswa baru, sekaligus membentuk karakter yang kuat, unggul, tangguh serta pantang menyerah dalam mengarungi kehidupan”, tuturnya.

Lebih Lanjut, menurut Abdul Muntholib bahwa  kegiatan Ordik kewirausahaan ini juga mengasah kepercayaan diri mahasiswa baru dalam berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal. Sebelum Melaksanakan Outbond Kewirausahaan. Mahasiswa baru membuat kreasi sendiri olahan makanan berbahan dasar polowijo dan umbi umbian. Hasil olahan itu kemudian ditawarkan dan dijual pada orang orang yang ditemui sepanjang jalur start di masing-masing pos dan berakhir di Kampus R-AKN Bojonegoro. “Untuk uang hasil penjualan akan disumbangkan untuk tragedi kemanusiaan pada etnis Rohingya di Rakhine Myanmar”, pungkasnya. (bdn/red)

 

Category: PendidikanTags:
author
No Response

Leave a reply "Gembleng Mental Pengusaha, Outbond Kewirausahaan Mahasiswa Baru AKN Bojonegoro"